Gunungkidul -- Permasalahan perceraian yang telah dilakukan pasangan Safei dan Mardiah, warga Piyaman, Wonosari, Gunungkidul, DIY, pihak Mardiah, akui sengaja lakukan kesalahan dalam penyampaian data ke pihak Kalurahan (Lurah). Hal tersebut dengan tujuan agar proses perceraian melalui Pengadilan Agama Gunungkidul tidak berlarut, atau bisa cepat selesai. 

Pada Hari Rabu, 3 Januari 2024 siang, Mardiyah dengan didampingi Dukuh, menghadap Lurah Piyaman. Kedatanganya adalah mengklarifikasi mencuatnya kabar di beberapa media terkait dugaan Lurah Piyaman mengeluarkan surat gaib untuk persyaratan perceraian Safei dan Mardiyah, ke Pengadilan Agama Gunungkidul. 

Kepada awak media, menyampaikan apabila membuat melaporkan sesuai data yang sebenarnya, dirinya khawatir proses perceraian di pengadilan Agama Gunungkidul akan ribet. Ia pun mengakui jika kitidak tahuan alamat suaminya yang tertera pada surat pengajuan yang diberikan ke Kalurahan itu data yang dibuatnya. Sebenarnya dalam pengakuan yang disampaikan kepada awak media, masih bisa komunikasi dengan sang suami, (melalui sang anak). 

"Sebelum ke pengadilan, ada beberapa permasalahan suami saya, terhadap saya, bahkan dalam surat kartu keluarga tertera nama orang yang saya tidak kenal," Mardiah dalam kutipan pembicaraan di Kantor Kalurahan Piyaman pada Rabu, (03/01/2024) Siang. 

Lebih lanjut Ia menyampaikan, ada beberapa kesalahan dari pihak suaminya seperti nikah sirih hingga memiliki anak, dan penambahan anggota keluarga yang tidak Ia kenal. 

Dalam kutipan lain Mardiah menyampaikan juga terkait pemberian nafkah, jika selama ini dirinya tidak pernah diberi nafkah lansung oleh suami. Namun demikian diakui jika kadang mengirim uang untuk kebutuhan anak langsung di tranfer ke anak.
Lurah setempat dalam kesempatan ini menyampaikan jika surat yang telah di tanda tangani sudah sesuai. 

"apabila pemohon memalsukan data atau membuat data tidak benar itu bukan kesalahan saya," Kata Lurah. 

Inti pembicaraan bentuk sanggahan di kantor Kalurahan Piyaman pada Rabu, (03/01/2024), pemberitaan terkait perceraian pada keluarga Safei dan Mardiyah (muncul surat gaib), adalah, Mardiah mengakui dan sudah dipertimbangkan. 

Mardiah berharap kepada suami agar mau diajak mediasi terkait pemasalahan tersebut. Ada harapan untuk rujuk kembali, demi keluarga. 

Ada kemungkinan dirinya rujuk kembali, usai masa idah selesai. Pertimbangan Mardiyah adalah anak - anak. Hal ini disampaikan dan di saksikan oleh Dukuh, Lurah dan Staf Kalurahan dan Dua awakmedia, pada Hari yang sama. 

"Saya punya niat rujuk kembali, anak saya yang masih belajar di salah satu perguruan tinggi Jogja, akan membantu memecahkan permasalahan ini," Tegasnya. 

(Red/Supadiyono)