Bantul -- FPRB ( Forum Pengurangan Resiko Bencana ) Bantul, Ormas, PMI serta relawan lainya bersama sama bersinergi mengamankan Nataru tahun ini. Khusus bagi FPRB yang wilayahnya ada gereja supaya menyesuaikan dan melaporkan diri agar memudahkan kordinasi di lapangan. Selain itu memudahkan pembagian personil di setiap titik. Ini merupakan bagian tugas dari relawan  terutama menyangkut pencegahan 

Penegasan itu disampaikan ketua FPRB Bantul, Waljito SH  seusai mengikuti upacara gelar pasukan Kamis ( 21/12) lali dalam  menghadapi Nataru tahun ini. Selanjutnya, FPRB  yang jumlahnya 3000 lebih dan tersebar di 75 Kalurahan se kabupaten Bantul sudah selayaknya selalu bersinergi berkolaborasi membantu pemerintah dalam hal ini TNI POLRI untuk mengamankan Nataru secara baik. Ia juga berpesan bahwa ormas dan relawan kapasitasnya hanya membantu. Jangan mengambil keputusan sendiri.katanya.

Sedangkan Santoso,ketua Paksikaton Bantul secara terpisah  mengatakan,Paksikaton selalu berada di tengah masyarakat. NATARU merupakan.agenda rutin yang setiap tahunya selalu dihadapi. Karenanya Santoso berkesan agar semua jajarannya selalu komunikasi dengan kordinator keamanan di gereja. Santoso juga memaparkan Paksikaton akan membuat  Pospam seperti biasanya, misalnya di timur masjid Agung Bantul dan pasar seni Gabusan.jl Parangtritis Km.11.5 Bantul.

Khoirul Umam dari PMI Bantul ketika dihubungi di ruang kerjanya mengatakan PMI mulai melakukan kegiatan Nararu tahun ini tanggal 24;Desember 2034 hingga  1 Januari 2024. Gereja Klodran Bantul dan gereja Gunungsempu.Kasihsn.Bsntul merupakan gereja yg ketempatan Pos PAM PMI Bantul. Sedangkan Pos PAM tahun baru berada di TPR Parangtritis dan Simpang empat Druwo.Sewon.Bantul. Tiap tiap pos ditempatkan 50 personil dengan peralatan lengkap termasuk mobil Ambulance. Ia berpesan agar warga masyarakat yang merayakan Nataru selalu mematuhi saran dan anjuran petugas agar bisa selamat dan lancar . 

(Red/MTP)