Kulonprogo -- Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H. kembali mendengarkan curhatan masyarakat dalam "Jumat Curhat Kapolda DIY", kali ini bertempat di Kalurahan Jatirejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, Jumat 12 Januari 2024.

Kegiatan Jumat Curhat yang selalu dilaksanakan setiap Jumat ini ditujukan untuk mendengarkan saran dan keluhan masyarakat terkait situasi dan kondisi di wilayahnya. Hal ini juga telah dipublikasikan oleh humas Polda DIY, melalui beberapa sumber. 

Kapolda DIY dalam sambutannya mengatakan bahwa pada hari Jumat, 5 Januari 2024, Polda DIY bersama dengan puluhan laskar partai politik di DIY telah sepakat Jogja Tanpa Knalpot Blombongan.

"Hal ini dilakukan karena knalpot blombongan dapat memicu keributan dan sangat mengganggu masyarakat, terutama untuk mengantisipasi saat pelaksanaan kampanye Pemilu 2024," ungkap Kapolda.

Irjen Pol Suwondo juga berpesan kepada seluruh pemilih dalam Pemilu 2024 untuk menyelesaikan semua perbedaan di TPS dan jangan menimbulkan konflik di masyarakat.

Pada sesi selanjutnya, Kapolda DIY mendengerkan curhatan dari masyarakat salah satunya dari Bapak Karsono, salah satu warga Jatirejo.

"Menjelang kampanye terbuka, bagaimana upaya kepolisian menjamin keamanan ketika melibatkan massa atau pendukung yang banyak?" tanya Karsono.

Kapolda merespon dengan mengatakan bahwa pengamanan tidak hanya berada di lokasi-lokasi pelaksanaan kampanye, melainkan juga di jalan-jalan menuju lokasi.

"Kami sudah bersurat ke KPU, untuk setiap pergerakan massa dalam kampanye kami akan melakukan pengawalan. Tidak hanya di jalan saja, tetapi berlapis ke dalam untuk mencegah keributan," jawab Kapolda.

Polda DIY bersama seluruh jajaran akan terus memastikan pelaksanaan rangkaian Pemilu 2024 berjalan dengan lancar, dengan pantauan langsung dari Kapolda DIY.

Kapolres Kulon Progo AKBP Nunuk Setiyowati, S.I.K., M.H. beserta jajaran Pejabat Utama Polda DIY yang turut hadir dalam Jumat Curhat kali ini juga berkomitmen mendukung pengamanan Pemilu 2024.
(Redaksi)