Gunungkidul -- Oknum seorang Guru P3K (N) yang dikabarkan melakukan tindak asusila dengan rekan kerjanya di lingkup sekolahan, yakni di SDN 1 Hargosari Tanjungsari Gunungkidul, kini di pindah tugaskan. Kendati demikian, Ia mendapat penolakan oleh murid dari sekolah yang di tuju, dengan alasan khawatir kasus dugaan mesum terjadi di lingkungan mengajar yang baru.

Dikabarkan, N dipindah tugaskan untuk mengajar di SD Negeri Joho, Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul.

N pun mendapat penolakan dari wali siswa SD N Joho untuk mengajar di lingkungan yang baru, buntut dari dugaan perbuatan asusila yang dilakukan di sekolah sebelumnya.

Baca juga: http://www.suaradjogja.co/2024/01/diduga-dua-oknum-guru-sdn-wilayah.html

Menurut informasi, sampai saat ini N masih dititipkan di Kantor Unit Pelayanan Terpadu (UPT) pendidikan.

"kami menolak anak-anak kami diajar oleh guru amoral" Kata orang tua murid, jangan sampai anak-anak kami nanti terpengaruh,” ujar salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya, Kamis (01/02/2024). 

Sebelumnya belum di sosialisasikan jika N akan mengajar di SDN tersebut, sehingga belum ada titik temu antara murid maupun calon guru (N) yang akan mengajar di sekolahan tersebut. 

(Red/Supadiyono)