Yogyakarta, Suaradjogja.co -- Polda D.I. Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Progo 2024 di Gedung Anton Soedjarwo Polda DIY, Selasa 2 April 2024.

Dipimpin langsung Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H. didampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh seluruh Pejabat Forkopimda DIY serta seluruh tamu undangan dari berbagai stakeholder terkait. Suaradjogja.co mengutip dari jogja.polri.go.id/Humas.

Kegiatan tersebut dilaksanakan guna menyamakan cara berfikir dan cara bertindak serta sebagai upaya untuk mendiskusikan konsep dan pelaksanaan operasi antara seluruh unsur pelaksana dan pendukung pada Ops Ketupat Progo 2024.

Kapolda DIY dalam sambutannya membeberkan menurut survey Kemenhub RI tahun 2024, diperkirakan sekitar 71% atau 193,6 juta masyarakat Indonesia akan melaksanakan mudik pada perayaan Idul Fitri 1445 H.

"Khusus DIY, merupakan provinsi urutan ke-4 sebagai daerah tujuan pelaku perjalanan tertinggi di Indonesia dengan persentase 6,06% atau 11,7 juta jiwa," bebernya.

Kapolda menambahkan, ada beberapa titik dengan mobilitas tertinggi yaitu di Stasiun Tugu Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, dan Yogyakarta International Airport (YIA). Titik-titik tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus.

"Untuk itu, dalam menentukan sasaran, target maupun cara bertindak operasi harus disesuaikan dengan dinamika kegiatan masyarakat, sehingga berbagai potensi kerawanan dapat diantisipasi," tuturnya.

Menurutnya keberhasilan Ops Ketupat Progo 2024 sangat bergantung pada komitmen dan sinergitas semua pihak yang terlibat.

"Untuk itu saya mengajak kepada seluruh stakeholder terkait untuk dapat berkomitmen penuh dalam mensukseskan pelaksanaan Ops Ketupat Progo 2024. Sehingga perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H di DIY dapat berlangsung aman dan kondusif, masyarakat juga terlayani dengan baik," pungkasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan dan diskusi dari beberapa Pejabat Forkopimda.

(Redaksi)