Gunungkidul -- Berita duka datang dari keluarga besar Trah cupu Kyai Panjala. Juru kunci Cupu Kyai Panjala, Mbah Dwijo Sumarto meninggal dunia di kediamannya, Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (25/01/2024) 

Masih teringat di ingatan masyarakat yang mempercayai mitos dari perlambang Cupu Kyai Panjala pada prosesi saat itu, walaupun trah menyerahkan tafsir perlambang (gambar) yang berada dalam Cupu tersebut kepada masyarakat, sebab trah hanya menyampaikan gambar yang terkandung didalam Cupu (mengumumkan), terkait tafsir diserahkan kepada masyarakat yang hadir pada prosesi itu.

Seiring berjalannya waktu apa yang terkandung didalam perlambang (gambar) Cupu tersebut benar adanya, salah seorang yang enggan disebut namanya yang hadir tatkala prosesi pembukaan Cupu pada 31 Oktober 2023 hari Selasa Kliwon (pasaran Jawa) menyampaikan, saat itu masih ingat di ingatan saya, khususnya saat itu ada gambar jagung tanpa daun, hanya batangnya saja, ternyata gambar itu nyata, sekarang jagung petani diserang ulat grayak daunnya tidak tersisa termasuk di lahan saya, itu nyata bisa di cek.

Lanjut dia, bagi yang percaya apa yang ada dalam gambar itu benar adanya, bagi saya masih ada gambar yang saya yakini itu akan terjadi, tapi itu rahasia dan merupakan keyakinan saya. Bagi yang percaya itu menggunakan rasa, roh rohing rasa, lembut tidak terasa tapi itu ada, gambar tersebut berada di lor wetan dan kidul wetan.

Lurah Kalurahan Girisekar Sutarpan, S.I.P., saat di konfirmasi Via Whattsap oleh pewarta, ia membenarkan berita duka tersebut Kyai Dwijo Sumarto sosok pinisepuh yang rendah hati, suka menolong, suka memberi wejangan terhadap siapapun yang memintanya.

Ia juga menegaskan jika Mbah Dwijo meninggal secara mendadak. 

"Kemarin masih mengikuti acara kenduri di Pak RT, mengeluh kakinya sedikit sakit. Tadi pagi sekitar jam Delapan meninggal dunia," Kata Lurah. 

Lebih lanjut Lurah menyampaiksn, semoga Mbah Dwijo Sumarto mendapat tempat di sisi Sang Pencipta, keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan.

(Redaksi)