Yogyakarta, Suaradjogja.co -- Polda D.I. Yogyakarta menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Progo 2024 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Rabu 27 Maret 2024.

Digelar di Gedung Anton Soedjarwo Polda DIY, Latpraops dipimpin langsung Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H. didampingi Wakapolda DIY Brigjen Pol Adi Vivid A.B., S.I.K., M.Hum., M.S.M., dan pejabat utama serta dihadiri 100 personel yang terlibat operasi.

Latihan Pra Operasi merupakan hal yang selalu dilaksanakan sebelum pelaksanaan operasi. Hal tersebut dimaksudkan agar terjadi persamaan persepsi guna membantu pelaksanaan tugas saat di lapangan.

Acara diawali dengan penyematan secara simbolis tanda peserta pelatihan oleh Kapolda DIY kepada perwakilan peserta pelatihan.

Kapolda DIY saat membuka kegiatan mengungkapkan bahwa DIY menjadi provinsi urutan keempat sebagai daerah tujuan pelaku perjalanan tertinggi di Indonesia dengan persentase 6,06%.

Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada tanggal 7,8,9 April 2024 dan arus balik tanggal tanggal 14-15 April 2024 yang bisa menimbulkan gangguan kamtibmas, kemacetan, kriminalitas, pelanggaran dan kecelakaan lalu-lintas.

"Untuk itu Polda DIY dan jajaran akan menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Ketupat Progo 2024 selama 13 hari, mulai tanggal 4-16 April 2024," ungkap Kapolda.

Kapolda menambahkan, Operasi Ketupat Progo 2024 mengedepankan upaya preemtif dan preventif yang didukung dengan kegiatan penegakan hukum dan bantuan operasi.

Sehingga diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri 1445 H dengan rasa aman dan nyaman.

"Saya yakin dengan kesungguhan dan peran aktif serta kerjasama seluruh pemangku kepentingan maka segala permasalahan keamanan dapat kita atasi dan akan tercipta situasi kamtibmas yang kondusif," tegas Kapolda mengakhiri.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan dan pemberian materi oleh narasumber dari satuan kerja yang membidangi operasi.

(Redaksi)