Gunungkidul --  Salah satu destinasi lokal berbasis kalurahan di wilayah Semanu kabupaten Gunungkidul DIY telah menarik perhatian para wisatawan khususnya lokal. 

Berdasarkan pantauan tim ivestigasi pada Sabtu (27/01/2024) siang, pengunjung yang berada di lokasi mencapai ribuan orang dari berbagai wilayah. Namun demikian pengunjung didominasi dari Jawa tengah, Jawa Timur hingga Jawa Barat. Tak sedikit pula yang sengaja hadir dari luar pulau baik kalimantan maupun sumatera. 

Diketahui jika Destinasi Telaga Jonge bukan semata - mata buatan baru, namun memang Telaga ini menyimpan sejarah pada zaman kerajaan dulu. 

Diwilayah kabupaten yang sering kekurangan air, yakni kabupaten Gunungkidul, Telaga Jonge ini tidak pernah kering sepanjang zaman. Oleh sebab itu, sebelum perkembangan zaman masyarakat di sekitar Telaga ini terbilang kehidupanya makmur. 

Seiring perkembangan zaman, dimulai pada tahun 2017 warga setempat mulai merealisasikan ide kreatifnya yakni menjadikan telaga Jonge sebagai tempat rekreasi. Waktu demi waktu ternyata wisata lokar ini diminati pengunjung. Hingga kini setiap hari Sabtu dan Minggu ramai dipadati pengunjung, apalagi ditambah adanya seni pertunjukan seperti Jathilan dan lain sebagainya. 

Telaga Jonge yang terletak di Kuwangen, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul DIY ini ternyata menghipnotis para pelaku tradisional seni baik kelompok maupun grup yang ada di Jawa khususnya. Terbukti sebuah grup Jathilan dari Malang, Jawa Timur rela sewa tempat untuk menggelar seninya di area telaga Jonge, pada Sabtu (27/01/2024). 

Tidak ada tendensi apapun grup tersebut menggelar acara hanya karena merasa simpati terhadap destinasi telaga Jonge tersebut. 

Dalam antisipasi kamtibmas, jajaran dari kepolisian Polsek setempat, Polsek Semanu diterjunkan di lokasi pertunjukan dipimpin langsung oleh Kapolsek Semanu yakni AKP Pudjiyono. Selain itu Babinza dan kelompok keamanan dari warga turut membantu. 

Selain grup seni dari Malang Jawa Timur, sebelumnya juga grup lain dari Jawa Tengah dan jawa barat, yang kesemuanya rata-rata tujuanya sama,  yaitu rasa simpati sekaligus mempromosikan grup seninya.

(Rep/Supadiyono)